Minggu, 13 Juni 2010

Pengalaman dalam micro teaching


Hal yang paling lucu..
Dalam pelatihan micro teaching atau PPL 1 yang telah dilakukan pada bulan mei lalu yang praktek pertama kali adalah saya sendiri. dengan kondisi yang serba terburu-buru dan pengalaman nihil hanya bermodal keberanian dan pembelajaran dari buku bacaan yang telah saya baca mengenai tehnik menjadi seorang guru profesional akhirnya membawa saya untuk belajar dari pengalaman. karena modal membaca saja tidaklah cukup. melainkan pengetahuan yang otodidak lah yang utama.

dibimbing oleh dosen akhirnya saya berhasil untuk menjadi guru di antara teman seperjuangan saya.
yaitu teman-teman anak ABADI yang selalu mensuport dan membantu dalam mengerjakan berbagai persiapan untuk praktek dikelas menjadi seorang guru. kerja keras yang begitu tinggi akhirnya tidak sia-sia.
dalam benak ku yang kuno akhirnya membuat pola pikirku berubah menjadi pola pikir yang modern. hal ini disebabkan oleh pengalaman yang ku alami saat praktek menjadi seorang guru.
dulunya aku beranggapan bahwa menjadi guru adalah hal yang sangat membosankan, menggali ilmu sampai tua merupakan hal yang paling ku benci..tapi itu dulu..sekarang guru adalah impian ku kedepan.. menjaadi guru ternyata asyik dan menyenangkan.
selain menguji kesabaran dan ternyata bisa menambah amal ibadah. karena guru adalh pahlawan tanpa jasa..

baca selanjutnya ..

Penggunaan Micro Teaching



A. Konsep Pengajaran Mikro

Pengajaran mikro digunakan untuk memperihalkan teknik pengajaran untuk membolehkan pelatih atau pelajar menguasai, melatih atau memurnikan kemahiran pengajaran dalam situasi yang dikurangkan dari segi kesukarannya. Maka dalam melaksanakan pengajaran mikro bilangan pelajar dan peruntukan masa dikurangkan.


B. Pelaksanaan Pengajaran Mikro
1. Dalam melaksanakan pengajaran mikro pelajar membina satu rancangan mengajar yang singkat 5 – 20 minit berdasarkan bidang kepakarannya , membuat objektif spesifik dan mengajarnya kepada sebilangan kecil pelajar lain.
2. Setelah pengajaran telah dilaksanakan satu penilaian atau pencerapan dilakukan untuk mengesan kelemahan Pencerapan hendaklah dilaksanakan oleh pensyarah atau penyelia, rakan-rakan dan kendiri.
3. Seterusnya satu perancangan semula perlu dilaksanakan untuk tujuan penambahbaikan. Pengajaran mikro merupakan satu kitaran atau satu pusingan


C. Ketrampilan-Ketrampilan dalam Pengajaran Mikro
1. Ketrampilan Membuka Pelajaran
a. Ada bahan apersepsi (Herbart “Apersepsi: membangkitkan minat dan perhatian”)
b. Bahan apersepsi yang sesuai dengan bahan inti
c. Mendapat respon siswa
2. Penguasaan Bahan Pelajaran
a. Bahan yang disampaikan benar (tidak ada yang menyimpang)
b. Penyampaiannya lancar (tidak tersendat-sendat)
c. Sesuai dengan bahan inti
d. Penyampaiannya sistematis
e. Pembahasannya jelas
3. Penguasaan Metode
a. Menggunakan lebih dari tiga metode mengajar
b. Metode mengajar relevan dengan bahan/ materi pelajaran
c. Penggunaan metode secara sistematis
4. Ketrampilan Menjelaskan
a. Menyajikan informasi diorganisasi secara sistematis
b. Memberikan contoh yang lebih memperjelas tingkat pemahaman siswa.
c. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
d. Adanya umpan balik.
5. Penguasaan Kelas
a. Menciptakan kondisi optimal terjadinya PBM
b. Memberikan kehangatan dan keantusiasan
c. Menyampaikan bahan yang menantang
6. Kemampuan Menggunakan Alat/Media
a. Menggunakan Alat/ media dengan tepat
b. Alat/ media yang digunakan dapat membantu pemahaman murid
c. Alat/ media sesuai dengan Indikataor hasil belajar yang telah dirumuskan
d. Jenis alat/ media lebih dari satu (bervariasi).
7. Interaksi dalam Proses Belajar Mengajar yang Komunikatif
a. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif
b. Interaksi sesuai dengan indikator hasil belajar yang dirumuskan
c. Sebagian besar/ semua siswa terlibat dalam interaksi.
8. Ketrampilan Memberi Penguatan
a. Jenis penguatan bervariasi
b. Penguatan diberikan pada waktu yang tepat
c. Sebagian besar atau semua perbuatan baik diberi penguatan
d. Cara memberikannya wajar (tidak berlebihan).
9. Kemampuan Mengevaluasi
a. Jenis evaluasi sesuai dengan kegiatan belajar yang telah diberikan
b. Sesuai dengan tujuan pembelajaran
c. Sesuai dengan bahan pelajaran
d. Evaluasi yang diberikan tepat untuk menguji penguasaan siswa terhadap topik yang telah dibahas
10. Kemampuan Menutup Pelajaran
a. Menyimpulkan
b. Kesimpulan mencakup seluruh pelajaran pada saat itu
c. Kesimpulan dibuat bersama-sama (guru dan siswa)
d. Memberikan Motivasi dan Nasehat-nasehat
e. Memberikan tugas

D. Sikap Mengajar
1. Tidak membelakangi siswa
2. Selalu menatap siswa (memperhatikan) secara menyeluruh
3. Disiplin kelas
4. Cara mengajukan pertanyaan kepada siswa
5. Cara menjawab pertanyaan siswa
6. Antusias dan percaya diri

baca selanjutnya ..

Jumat, 11 Juni 2010

pengertian dan tujuan micro teaching




Pengertian Micro Teaching


Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar dalam situasi laboratoris (Sardirman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar).

Ciri-ciri pokok Micro Teaching :
1. Jumlah subyek belajar sedikit sekitar 5-10 orang
2. Waktu mengajar terbatas sekitar 10 menit
3. Komponen mengajar yang dikembangkan terbatas
4. Sekadar real teaching

Maksud dan tujuan micro teaching
Maksud yaitu meningkatkan performance yang menyangkut keterampilan dalam mengajar atau latihan mengelola interaksi belajar mengajar.
Tujuan adalah membekali calon guru sebelum sungguh-sungguh terjun ke sekolah tempat latihan praktek kependidikan untuk praktek mengajar (Sardiman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar ).

Perbedaan micro teaching dan teaching

Micro teaching :
1. Dilaksanakan dalam kelas laboratorium
2. Sekadar real teaching
3. Siswa 5 s/d 10 orang
4. Waktu sekitar 10 menit
5. Bahan terbatas
6. Ketrampilan yang dilatihkan meliputi semua teaching skill dalam porsi yang terbatas dan terpisah-pisah.
7. Dibutuhkan alat-alat laboratori agar dapat diperoleh suatu feedback yang obyektif.


Teaching :
1. Dilaksanakan dalam real class room
2. Merupakan real class room teaching
3. Siswa 30 s/d 40 orang
4. Waktu sekitar 45 menit
5. Bahan luas
6. Ketrampilan yang di demonstrasikan semua teaching skill dan terintegrasi
7. TIdak dilengkapi dengan alat-alat laboratori

baca selanjutnya ..